Showing posts with label Story. Show all posts
Showing posts with label Story. Show all posts
![]() |
| Potret Batu Sindu, lokasi Senubing-Natuna |
Hello sobat Bloggers,.. apa kabarnya?? Nah! kali ini saya akan bagikan info tentang Memilih Waktu Yang Tepat Ketika Berkunjung Ke Natuna, selain itu juga akan membahas tentang berapa kisaran harga tiket menuju Natuna dan lain sebagainya. By the way mungkin ada yang belum tau Natuna itu dimana? atau juga pertanyaan yang paling sering di tanyakan orang ke saya adalah Apakah Natuna itu masih Indonesia? lalu di Natuna pakai mata uang apa?ringgitkah?dollar?atau masih rupiah? memang agak nyesek jika mendengar pertanyaan seperti itu, namun mau dikata apa lagi, memang Natuna adalah tempat yang jauh yakni berada nun jauh di utara Indonesia, berbatasan langsung dengan laut china selatan. Selain itu Natuna juga masih merupakan daerah yang terpencil dan terisolir, maka wajar saja jika masih banyak yang tidak tau Natuna itu dimana atau juga seperti apa kehidupan disana. Jika ada orang yang pernah dengar nama Natuna meski tidak tau seperti apa Natuna dan kehidupan di sana, saya selaku orang asli Natuna akan merasa sangat bersyukur karena itu.
Nah! untuk gambaran simplenya, Natuna adalah merupakan sebuah kepulauan kecil yang terletak di ujung utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia (Kuala Lumpur) di bagian Barat dan di bagian Timur Malaysia (Serawak). Natuna memiliki pusat ibu kota yakni di Ranai yang berada di pulau Bunguran atau juga disebut Natuna besar, sebagian besar aspek pemerintahan di kendalikan dari kota yang kecil ini, selain itu Natuna memiliki banyak tempat eksotis dan indah untuk di kunjungi, baik karena gugusan pulaunya, gunung, perbukitan, alam bawah laut dan juga tentunya pantainya, mulai dari pantai berpasir putih hingga pantai yang di penuhi oleh bebatuan granit atau meteor yang bertabur di sepanjang pantai secara teratur. Selain itu pemandangan alam bawah lautnya tidak kalah keren, karena ekosistemnnya masih sangat terjaga. Jadi jika anda berkunjung kesini pasti tidak akan pernah menyesal.
![]() |
| Potret Terumbu Karang yang berada di Pulau Senua, lokasi Desa Sepempang |
Sebelum kita bahas bagaimana Memilih Waktu Yang Tepat Ketika Berkunjung Ke Natuna, seperti di awal saya janjikan, mari terlebih dahulu kita bahas bagaimana cara anda bisa berkunjung ke Natuna, akses yang bisa anda gunakan, dan juga apa saja hal yang harus anda perhatikan bila ingin berkunjung ke Natuna.
Yang pertama yang harus anda ketahui Natuna adalah kepulauan yang berada tepat di tengah laut china selatan, jadi akses yang bisa anda tempuh untuk ke Natuna antara dua yakni jalur laut dan udara. Jika ingin menggunakan jalur udara anda bisa menggunakan pesawat yakni dengan tujuan Bandara Ranai-Natuna. Perlu di perhatikan adalah tersedianya penerbangan langsung dari kota asal anda misalkan anda dari kota Pekanbaru. Saat ini memang belum ada penerbangan langsung dari Pekanbaru ke Natuna. Melainkan jika anda berangkat dari Pekanbaru maka anda terlebih dahulu akan menginap di Batam (transit) selama satu malam dan penerbangan ke Natuna di lanjutkan pada esok paginya. Hal ini di karenakan penerbangan ke Natuna masih sangat minim yakni pada saat ini hanya tersedia satu kali penerbangan per hari dari hari senin hingga sabtu. Untuk kisaran harga tiket dari Batam ke Natuna atau sebaliknya biasanya berada pada kisaran harga antara Rp.800.000,- hingga Rp.1.500.000,-, memang cukup lumayan mahal, namun percayalah apa yang anda dapatkan setibanya di Natuna semuanya akan terbayar dengan keindahan alam yang di miliki oleh Natuna.
Dan untuk sekedar info saat ini bagi anda yang tinggal di Jakarta dan hendak berkunjung ke Natuna tak perlu khawatir dengan masalah waktu transit yang lama, karena saat ini telah tersedia penerbangan langsung menuju Natuna dari Jakarta, meski yaa.. anda hanya harus menunggu transit beberapa jam saja, tapi lebih baik kan dari pada hingga harus menunggu semalaman.
![]() |
| Potret Masjid Agung Natuna, lokasi Puak-Ranai |
Lalu bagaimana jika anda akan memilih jalur laut? Nah! untuk jalur laut anda bisa menggunakan kapal laut yakni menggunakan kapal Pelni dari Pt.Pelni seperti Km.Bukit Raya atau juga anda bisa menggunakan kapal perintis yang ukuran lebih kecil dari Km.Bukit Raya. Untuk akses kapal laut seperti kapal Pelni bisa dilihat apakah tersedia keberangkatan menuju Natuna dari daerah anda, misalnya anda berada di Jakarta, Tanjung Pinang dan bahkan di daerah lainnya, pastikan juga bahwa tujuan anda adalah ke Natuna dengan nama pelabuhan Selat Lampa-Natuna atau juga pelabuhan lain yakni pelabuhan Penagi. Untuk kisaran harga tiket kapal, saya contohkan disini adalah tiket dari pelabuhan Kijang Tanjung Pinang ke Natuna yakni berkisar antara mulai dari harga Rp.260.000,- harga ini tergantung dari tempat asal keberangkatan anda dan anda pun bisa mengecek jadwal serta melihat harga tiketnya di website resmi Pt.Pelni di www.pelni.co.id
Nah! hal yang berikutnya yang perlu anda perhatikan bila akan berkunjung ke Natuna adalah pastikan terlebih dahulu waktu keberangkatan anda yakni di mulai dari menentukan hari, tanggal dan juga bulan keberangkatan anda, dan apabila anda salah memperhitungkan bulan keberangkatan bisa fatal akibatnya, bukan karena hal yang buruk akan menimpa anda namun anda tidak disarankan untuk berkunjung ke Natuna pada saat awal tahun ataupun akhir tahun, ini di karenakan pada saat itu kemungkinan besar di Natuna sedang di landa musim hujan dan kemudian memasuki musim utara (yakni musim dimana angin kencang disertai gelombang laut yang tinggi), hal ini tidak terlalu buruk memang namun jika anda adalah penikmat wisata pantai atau alam bawah laut maka anda akan terganggu dengan keadaan ini, terlebih dengan pantai yang berserakan sampah karena di bawa oleh gelombang laut dan andapun kemungkinan besar akan gagal untuk menyelam atau sekedar berenang dan menikmati pemandangan alam bawah laut, karena pada saat musim utara gelombang serta angin sangat kencang di Natuna, ketinggian gelombang pada saat itu akan mencapai hingga 3,5 meter dan bahkan lebih. Jadi anda harus berwaspada jika berkunjung pada saat yang salah, dan saya anjurkan jika ingin berkunjung ke Natuna pastikan anda datang pada saat pertengahan tahun seperti di bulan April hingga September, karena pada saat itu cuaca akan sangat cerah dan bagus.
![]() |
| Potret Pulau Senua |
Berikutnya, jika anda sudah berada di Natuna anda tidak perlu khawatir dengan alat transportasi menuju tempat anda akan menginap atau bermalam, karena tidak jauh dari bandara atau juga pelabuhan anda akan menemukan mobil taxi, yaa.. meski tidak seperti taxi pada umumnya seperti di kota-kota besar yang berseragam warna dan juga banyak varian taxi, nah! di Natuna perlu diketahui taxi yang saya sebutkan tadi hanyalah mobil biasa atau juga mobil umum yang biasa kita lihat di jalanan, yakni tidak berplat khusus atau juga memiliki logo dan warna khusus dan melainkan mobil taxi tersebut adalah mobil pribadi masyarakat yang disewakan khusus di peruntukkan bagi para penumpang. Kisaran harga sewa yakni dari Bandara Ranai mulai dari Rp.20.000 - Rp.50.000 dan dari pelabuhan Selat Lampa harga mulai Rp.50.000 - Rp.100.000 tergantung jarak tempuh menuju daerah tujuan.
Apabila sesampainya di Natuna sangat di sarankan memilih hotel dan penginapan sesuai dengan yang anda butuhkan demi kenyamanan dan keselesaan anda, pilihlah tempat yang tidak jauh dari kota dan juga akses teransportasinya tersedia, meski tidak ada hotel berbintang disini melainkan hanya hotel yang hampir sama kelasnya dengan penginapan, meskipun tidak mewah dan kecil, namun anda jangan khawatir kebersihannya sangat terjaga. Untuk refrensi hotel atau penginapan anda bisa tanyakan kepada supir taxi atau orang-orang yang ada temui di Natuna, maaf saat ini penulis belum bisa menyajikan secara lengkap hotel-hotel dan penginapan yang ada di Natuna beserta kisaran harganya, namun mudah-mudahan dalam waktu dekat akan segera di update.
Demikianlah postingan blog saya kali ini, tetap terus ikuti dan baca postingan saya lainnya,.. saya ucapkan terimakasih, wassalam....??! :D
Alkisah, pada zaman dahulu di kepulauan Natuna, hiduplah sepasang suami istri, yaitu Shaleh dan Sarimah.
Suatu
hari, mereka memutuskan untuk
merantau ke pulau Bunguran, dengan niat agar bisa hidup lebih
baik.
Kemudian mereka pun tiba di pulau Bunguran, disana mereka
hidup rukun dan bahagia. Para tetangga pun menyukai mereka. Selain ramah, mereka juga senantiasa saling menolong dan
membantu sesama. Tetangga mereka Mak Tusah, seorang bidan kampung
pun selalu bersedia menolong mereka jika salah satu di antara mereka ada yang
sakit.
SSuatu
hari, Shaleh
menemukan sarang teripang,
yaitu binatang
laut yang mahal harganya jika dikeringkan dan dijual. Dan semenjak itulah Shaleh dan istrinya pun menjadi saudagar teripang yang kaya
raya, hidup mereka mewah dan
bergelimang harta.
Namun kehidupan yang mewah mengubah sikap Sarimah, ia menjadi sombong dan pelit. Perempuan itu pun
tidak mau lagi bergaul dengan para tetangganya yang miskin.
Pernah suatu hari, Mak Tusah datang untuk meminjam beras kepadanya. Namun beras tidak diberikan, malahan Mak
Tusah dibentaknya dan Sarimah malah mengungkit semua utang-utang yang dimiliki oleh Mak Tusah.
Mendengar ucapan Sarimah Mak Tusah pun menjadi
sangat sedih, ia seakan tak
percaya Sarimah akan berucap begitu terhadapnya, sungguh besar perubahan
Sarimah setelah menjadi orang kaya raya.
Di hari lainnya, pernah datang seorang tetangga kerumah Sarimah hendak
meminta daun kelapa yang ada di depan rumahnya. Bukannya memberikan begitu
saja, malah tetangga itu di maki-maki dengan nada menghina dan di usir sendiri
oleh Sarimah.
Mendapat semua kelakuan buruk dari Sarimah, para tetangga pun menjauhi Sarimah, tak ada yang berani lagi meminjam ataupun
meminta kepadanya, bahkan untuk menyapanya saja mereka enggan.
Suatu
waktu, tibalah saatnya Sarimah
melahirkan. Ia dan suaminya sudah
memesan bidan dari pulau seberang, tetapi bidan yang di minta tak kunjung datang. Akhirnya, Shaleh pun mencoba meminta
bantuan kepada Mak Tusah dan
juga kepada tetangga lainnya.
Namun,
tak seorang pun mau menolong karena mereka pernah di sakiti oleh Sarimah.
Dengan upaya keras Shaleh membawa istrinya ke pulau seberang
untuk menemui bidan. Mereka
menggunakan sebuah perahu besar untuk menuju kesana, Sarimah meminta suaminya untuk membawa semua peti perhiasan yang dimiliki mereka ke dalam perahu milik mereka.
Shaleh pun menuruti kemauan istrinya, mereka membawa semua peti perhiasan, lalu menjalankan perahu itu.
Setelah perahu di jalankan ternyata, semakin ketengah,
gelombang laut semakin besar, air masuk kedalam perahu. Semakin lama, muatan
perahu semakin berat. Dan kemudian perahu
pun tenggelam bersama seluruh perhiasan
yang mereka bawa.
Shaleh dan istrinya berusaha menyelamatkan diri. Sarimah berpegangan pada ikat pinggang
suaminya. Mereka
berusaha keras
berenang ke tepian di tengah gelombang laut yang sangat ganas.
Tubuh
Sarimah timbul dan tenggelam, badannya
berat, karena sedang mengandung dan ditambah banyaknya perhiasan yang ia pakai,
akhirnya mereka sampai ke pulau bunguran timur.
Saat
Sarimah yang sombong dan kikir
menginjakkan kaki
di pulau itu, tiba-tiba guntur menggelegar. Tampakanya, tanah bunguran tidak mau
menerima kedatangan perempuan itu.
Tiba-tiba saja tubuh Sarimah yang
dalam keadaan mengandung berubah seketika
menjadi
sebongkah batu besar.
Dan lama
kelamaan, batu tersebut berubah menjadi semakin besar dan membesar hingga membentuk sebuah
pulau. Pulau tersebut berbentuk seperti sosok
perempuan hamil yang sedang berbaring yaitu merupakan sosok dari Sarimah yang kini
telah berubah menjadi pulau.
Masyarakat
sekitar menamai pulau tersebut dengan pulau senua. Menurut bahasa masyarakat setempat
"senua" artinya adalah berbadan dua atau mengandung.
Semua perhiasan emas dan perak yang meliliti tubuh Sarimah juga berubah menjadi burung walet.
Pulau
Senua terletak di ujung tanjung senubing atau berada tepat di depan pesisir pantai Desa Sepempang,
Bunguran Timur.
Hingga kini, pulau
Bunguran terkenal dengan sarang burung waletnya. Baca juga artikel lainnya : Photo Keindahan Objek Wisata Pulau Senua
"Adapun
hikmah yang dapat di petik dari cerita tersebut adalah jangan pernah
sesekali menjadi orang yang pelit dan tamak terhadap harta, dan
senantiasalah kita harus saling membantu sesama dalam keadaan berlebih
ataupun kekurangan. Karena rizki tak akan pernah berkurang jikalau kita
sering berbagi kepada sesama, apalagi kepada orang yang kekurangan"
***Cerita
ini telah di sunting dari versi yang ada di buku cerita "88 Cerita
terbaik asal muasal nama daerah", dan sesungguhnya versi dari Legenda
pulau senua ada begitu banyak macam versinya, di atas hanyalah salah
satu versinya saja, namun satu hal yang perlu di ingat bahwa legenda
pulau senua menceritakan tentang perempuan yang pelit dan tamak dengan
harta hingga ia di kutuk menjadi sebuah pulau.
Mutiara
di ujung utara, itulah sebutan untuk keindahan alam Natuna, Natuna
memiliki banyak daya tarik wisata yang luar biasa indah dan juga menakjubkan, selain keindahan pantai dan jernihnya air laut yang masih terawat dan terjaga keasriannya, di baliknya Natuna juga menyimpan potensi alam luar biasa.
![]() |
Natuna memang jauh dari hiruk pikuk seperti di kota-kota besar, meskipun begitu disinilah letak keistimewaannya karena tempat yang sunyi dan damai pasti dicari oleh orang-orang yang sudah lelah dan bosan dengan kehidupan perkotaan dan ingin berlibur kesuatu tempat yang menawarkan ketenangan, kesunyian dan kedamaian, maka pilihannya haruslah Natuna.
Kenapa tidak, Natuna adalah pulau yang letak jauhnya paling utara negara kesatuan Indonesia, sekelilingnya di kelilingi oleh lautan luas yakni laut china selatan. Selain karena faktor jauh dari kota-kota besar penduduk Natuna juga cinta damai, disini kriminalitas bisa di sebut minim terjadi tiap tahunnya.
| Pantai pulau Senua |
Nah! Bahas soal wisata yang ada di Natuna, kini penulis akan membahas salah satu objek wisata yang patut di kunjungi bila berkunjung ke Natuna, diantaranya yaitu Pulau senoa/senua, masyarakat Natuna menyebutnya dengan pulau senue, atau senuou yaitu dengan dialeg khas bahasa melayu Natuna.
Pulau ini letaknya dekat dengan ibu kota Ranai, tepatnya di Desa Sepempang. Dari kota Ranai ke Sepempang menempuh perjalanan darat kurang lebih 15 menit menggunakan kendaraan roda dua/roda empat. Untuk menuju ke pulau Senua anda bisa menyewa perahu atau juga masyarakat setempat menyebutnya dengan "pompong" yang berada di pelabuhan Teluk Baruk, Desa Sepempang.
Perahu atau pompong bisa di sewa dengan jumlah rombongan terdiri dari 15 orang atau lebih biasa di kenakan biaya rp.250.000,- untuk pp/pulang pergi, namun tidak usah khawatir jika anda hanya berwisata sendiri ke pulau Senua anda tetap bisa menyewa pompong yang hanya di kenakan biaya rp.20.000 perorang.
![]() |
| berlabuh di pulau senua |
Anda mungkin akan heran ketika mendengar ada pantangan atau larangan ketika berpergian ke pulau Senua, karena wajar saat ini masih banyak masyarakat Natuna masih mempertahan kepercayaan tersebut dan senantiasa menaati semua larangan yang dari sejak dahulu sudah ada. Misalnya saja ketika ada larangan untuk berkata kasar, bicara kotor atau mengumpat atau semacamnya ketika dalam perjalanan pergi maupun pulang, hal ini semata dilakukan agar kita tetap menjaga tata krama dan sopan santun saat dimanapun kita berada.
Dan di antara kisah-kisah lainnya tentang pulau Senua pasti anda tertarik tentang kisahnya yang satu ini yakni mengapa warga atau masyarakat setempat menyebut pulau senua dengan pulau wanita hamil yang tampak sedang berbaring?!
Yaa.. memang jika di lihat bentuk sosok dari pulau ini memang mirip dengan perempuan yang sedang hamil dalam keadaan berbaring, tapi tahukah kisah sebenarnya mengapa bisa seperti demikian.
Silahkan juga baca CERITA MITOS PULAU SENUA
Yaa.. memang jika di lihat bentuk sosok dari pulau ini memang mirip dengan perempuan yang sedang hamil dalam keadaan berbaring, tapi tahukah kisah sebenarnya mengapa bisa seperti demikian.
Silahkan juga baca CERITA MITOS PULAU SENUA
Pulau
senua selain dikenal dengan mitosnya, ia juga terkenal karena terdapat
gua tempat bersarangnya burung walet yang terletak di bagian kepala
pulau,di bagian kepala pulau area sarang walet dapat di telusuri namun untuk masuk kedalamnya mungkin harus menggunakan perahu kecil agar bisa masuk kedalam.
Nah! jika sempat berkunjung ke pulau senua jangan lupa untuk ke gua sarang walet yang tertak di kepala pulau.
Nah! jika sempat berkunjung ke pulau senua jangan lupa untuk ke gua sarang walet yang tertak di kepala pulau.
Selain terdapat sarang walet pantai senua juga merupakan tempat yang sering di datangi oleh penyu-penyu untuk bertelur setiap tahunnya.
![]() |
| Pemandangan rumah pondok di pulau senua |
![]() |
Jika memiliki waktu berkunjung yang cukup panjang anda harus mempertimbangkan untuk pergi menyusuri ke area belakang pulau, yakni hanya menyusuri garis pantai putih yang memanjang ke area belakang pulau dan sehingga kemudian anda akan menemukan sebuah pulau kecil di sana, yakni pulau kecil berbatu yang memiliki sebuah tower kecil di atasnya,
disini juga terdapat tanda patok daerah perbatasan pulau
terdepan/terluar NKRI, pemandangan dari atas pulau kecil ini sangat indah mempesona
selain kita bisa memandang luasnya laut china selatan dari ketinggian
-+100m, kita juga bisa melihat Gunung Ranai dan daratan utama atau pulau
Natuna besar dari pulau kecil ini. Disini anda juga bisa mendapatkan objek photo yang bagus dan tentunya bisa selfie-selfie. :D
![]() |
Di pulau Senua tentu anda bisa menikmati semua keindahan alam yang di tawarkan, seperti kejernihan air lautnya dan juga pasir putihnya, yang senantiasa memanjakan mata anda dan bahkan saat ketika anda setiba di pualau ini. Dan selain menikmati pemandangan anda mungkin akan tertarik untuk melakukan snorkeling di daerah pulau Senua, karena terumbu karang di dekat pulau masih sangat terawat dan terjaga keindahannya, maka akan rugi rasanya bila anda tidak menyempatkan waktu untuk bersnorkeling ria sebentar menikamati keindahan alam bawah laut Senua.
Dan perlu di ingat jika anda berkunjung ke pulau Senua dan hendak melakukan aktifitas snorkeling di pulau ini maka hendaklah membawa perlengkapan sendiri, maklum pulau ini adalah pulau kosong tanpa berpenghuni dan maklum juga jika disini tidak ada tempat penyewaan baju renang maupun perlengkapan menyelam yang bisa anda sewakan.
Dan itu saja postingan saya kali ini, semoga memberi manfaat dan jangan lupa baca juga artikel lainnya.. terimakasih.... !!










.jpg)


