Welcome to My Blog!

Enjoy Reading!
Follow Me

Memilih Waktu Yang Tepat Ketika Berkunjung Ke Natuna



By  Unknown     12/16/2015    Labels:,,,, 
Potret Batu Sindu, lokasi Senubing-Natuna

Hello sobat Bloggers,.. apa kabarnya?? Nah! kali ini saya akan bagikan info tentang Memilih Waktu Yang Tepat Ketika Berkunjung Ke Natuna, selain itu juga akan membahas tentang berapa kisaran harga tiket menuju Natuna dan lain sebagainya. By the way mungkin ada yang belum tau Natuna itu dimana? atau juga pertanyaan yang paling sering di tanyakan orang ke saya adalah Apakah Natuna itu masih Indonesia? lalu di Natuna pakai mata uang apa?ringgitkah?dollar?atau masih rupiah? memang agak nyesek jika mendengar pertanyaan seperti itu, namun mau dikata apa lagi, memang Natuna adalah tempat yang jauh yakni berada nun jauh di utara Indonesia, berbatasan langsung dengan laut china selatan. Selain itu Natuna juga masih merupakan daerah yang terpencil dan terisolir, maka wajar saja jika masih banyak yang tidak tau Natuna itu dimana atau juga seperti apa kehidupan disana. Jika ada orang yang pernah dengar nama Natuna meski tidak tau seperti apa Natuna dan kehidupan di sana, saya selaku orang asli Natuna akan merasa sangat bersyukur karena itu.





Nah! untuk gambaran simplenya, Natuna adalah merupakan sebuah kepulauan kecil yang terletak di ujung utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia (Kuala Lumpur) di bagian Barat dan di bagian Timur Malaysia (Serawak). Natuna memiliki pusat ibu kota yakni di Ranai yang berada di pulau Bunguran atau juga disebut Natuna besar, sebagian besar aspek pemerintahan di kendalikan dari kota yang kecil ini, selain itu Natuna memiliki banyak tempat eksotis dan indah untuk di kunjungi, baik karena gugusan pulaunya, gunung, perbukitan, alam bawah laut dan juga tentunya pantainya, mulai dari pantai berpasir putih hingga pantai yang di penuhi oleh bebatuan granit atau meteor yang bertabur di sepanjang pantai secara teratur. Selain itu pemandangan alam bawah lautnya tidak kalah keren, karena ekosistemnnya masih sangat terjaga. Jadi jika anda berkunjung kesini pasti tidak akan  pernah menyesal.

Potret Terumbu Karang yang berada di Pulau Senua, lokasi Desa Sepempang



Sebelum kita bahas bagaimana Memilih Waktu Yang Tepat Ketika Berkunjung Ke Natuna, seperti di awal saya janjikan, mari terlebih dahulu kita bahas bagaimana cara anda bisa berkunjung ke Natuna, akses yang bisa anda gunakan, dan juga apa saja hal yang harus anda perhatikan bila ingin berkunjung ke Natuna.

Yang pertama yang harus anda ketahui Natuna adalah kepulauan yang berada tepat di tengah laut china selatan, jadi akses yang bisa anda tempuh untuk ke Natuna antara dua yakni jalur laut dan udara. Jika ingin menggunakan jalur udara anda bisa menggunakan pesawat yakni dengan tujuan Bandara Ranai-Natuna. Perlu di perhatikan adalah tersedianya penerbangan langsung dari kota asal anda misalkan  anda dari kota Pekanbaru. Saat ini memang belum ada penerbangan langsung dari Pekanbaru ke Natuna. Melainkan jika anda berangkat dari Pekanbaru maka anda terlebih dahulu akan menginap di Batam (transit) selama satu malam dan penerbangan ke Natuna di lanjutkan pada esok paginya. Hal ini di karenakan penerbangan ke Natuna masih sangat minim yakni pada saat ini hanya tersedia satu kali penerbangan per hari dari hari senin hingga sabtu. Untuk kisaran harga tiket dari Batam ke Natuna atau sebaliknya biasanya berada pada kisaran harga antara Rp.800.000,- hingga Rp.1.500.000,-, memang cukup lumayan mahal, namun percayalah apa yang anda dapatkan setibanya di Natuna semuanya akan terbayar dengan keindahan alam yang di miliki oleh Natuna. 

Dan untuk sekedar info saat ini bagi anda yang tinggal di Jakarta dan hendak berkunjung ke Natuna tak perlu khawatir dengan masalah waktu transit yang lama, karena saat ini telah tersedia penerbangan langsung menuju Natuna dari Jakarta, meski yaa.. anda hanya harus menunggu transit beberapa jam saja, tapi lebih baik kan dari pada hingga harus menunggu semalaman.


Potret Masjid Agung Natuna, lokasi Puak-Ranai



Lalu bagaimana jika anda akan memilih jalur laut? Nah! untuk jalur laut anda bisa menggunakan kapal laut yakni menggunakan kapal Pelni dari Pt.Pelni seperti Km.Bukit Raya atau juga anda bisa menggunakan kapal perintis yang ukuran lebih kecil dari Km.Bukit Raya. Untuk akses kapal laut seperti kapal Pelni bisa dilihat apakah tersedia keberangkatan menuju Natuna dari daerah anda, misalnya anda berada di Jakarta, Tanjung Pinang dan bahkan di daerah lainnya, pastikan juga bahwa tujuan anda adalah ke Natuna dengan nama pelabuhan Selat Lampa-Natuna atau juga pelabuhan lain yakni pelabuhan Penagi. Untuk kisaran harga tiket kapal, saya contohkan disini adalah tiket dari pelabuhan Kijang Tanjung Pinang ke Natuna yakni berkisar antara mulai dari harga Rp.260.000,- harga ini tergantung dari tempat asal keberangkatan anda dan anda pun bisa mengecek jadwal serta melihat harga tiketnya di website resmi Pt.Pelni di www.pelni.co.id

Nah! hal yang berikutnya yang perlu anda perhatikan bila akan berkunjung ke Natuna adalah pastikan terlebih dahulu waktu keberangkatan anda yakni di mulai dari menentukan hari, tanggal dan juga bulan keberangkatan anda, dan apabila anda salah memperhitungkan bulan keberangkatan bisa fatal akibatnya, bukan karena hal yang buruk akan menimpa anda namun anda tidak disarankan untuk berkunjung ke Natuna pada saat awal tahun ataupun akhir tahun, ini di karenakan pada saat itu kemungkinan besar di Natuna sedang di landa musim hujan dan kemudian memasuki musim utara (yakni musim dimana angin kencang disertai gelombang laut yang tinggi), hal ini tidak terlalu buruk memang namun jika anda adalah penikmat wisata pantai atau alam bawah laut maka anda akan terganggu dengan keadaan ini, terlebih dengan pantai yang berserakan sampah karena di bawa oleh gelombang laut dan andapun kemungkinan besar akan gagal untuk menyelam atau sekedar berenang dan menikmati pemandangan alam bawah laut, karena pada saat musim utara gelombang serta angin sangat kencang di Natuna, ketinggian gelombang pada saat itu akan mencapai hingga 3,5 meter dan bahkan lebih. Jadi anda harus berwaspada jika berkunjung pada saat yang salah, dan saya anjurkan jika ingin berkunjung ke Natuna pastikan anda datang pada saat pertengahan tahun seperti di bulan April hingga September, karena pada saat itu cuaca akan sangat cerah dan bagus.

Potret Pulau Senua



Berikutnya, jika anda sudah berada di Natuna anda tidak perlu khawatir dengan alat transportasi menuju tempat anda akan menginap atau bermalam, karena tidak jauh dari bandara atau juga pelabuhan anda akan menemukan mobil taxi, yaa.. meski tidak seperti taxi pada umumnya seperti di kota-kota besar yang berseragam warna dan juga banyak varian taxi, nah! di Natuna perlu diketahui taxi yang saya sebutkan tadi hanyalah mobil biasa atau juga mobil umum yang biasa kita lihat di jalanan, yakni tidak berplat khusus atau juga memiliki logo dan warna khusus  dan melainkan mobil taxi tersebut adalah mobil pribadi masyarakat yang disewakan khusus di peruntukkan bagi para penumpang. Kisaran harga sewa yakni dari Bandara Ranai mulai dari Rp.20.000 - Rp.50.000 dan dari pelabuhan Selat Lampa harga mulai Rp.50.000 - Rp.100.000 tergantung jarak tempuh menuju daerah tujuan.

Apabila sesampainya di Natuna sangat di sarankan memilih hotel dan penginapan sesuai dengan yang anda butuhkan demi kenyamanan dan keselesaan anda, pilihlah tempat yang tidak jauh dari kota dan juga akses teransportasinya tersedia, meski tidak ada hotel berbintang disini melainkan hanya hotel yang hampir sama kelasnya dengan penginapan, meskipun tidak mewah dan kecil, namun anda jangan khawatir kebersihannya sangat terjaga. Untuk refrensi hotel atau penginapan anda bisa tanyakan kepada supir taxi atau orang-orang yang ada temui di Natuna, maaf saat ini penulis belum bisa menyajikan secara lengkap hotel-hotel dan penginapan yang ada di Natuna beserta kisaran harganya, namun mudah-mudahan dalam waktu dekat akan segera di update.

Demikianlah postingan blog saya kali ini, tetap terus ikuti dan baca postingan saya lainnya,.. saya ucapkan terimakasih, wassalam....??! :D


About Unknown

Saya lahir dan besar di sebuah pulau kecil terisolir di ujung utara Negara Kesatuan Indonesia, yakni pulau Natuna.

No comments:

Post a Comment